Siapa Takut Main Di Luar Rumah?

Siapa sih yang ga bahagia lihat anak senyum bahkan tertawa lepas saat dia bermain? Rasanya nyess gimana gitu yaaaa 🙂 Semua rasa lelah berasa hilang seketika! Begitu juga dengan saya dan suami, seneng banget kalau lihat Zooey main sana-sini sambil ketawa-ketawa riang. Apalagi kalau sudah main di playground atau di luar rumah, langsung deh ga mau diem. Walaupun terkadang capek juga mengikutinya ya, tapi di sisi lain kami sangat senang melihat Zooey aktif bermain di luar.

Beraktivitas di luar rumah itu dapat membuat anak lebih banyak bergerak sehingga membuat mereka lebih fit dan lincah. Kita juga bisa melatih motorik kasar anak dengan melakukan gerakan-gerakan sederhana seperti melompat, berlari, berjalan di atas titian, atau bahkan dengan lempar tangkap bola. Satu hal yang akhir-akhir ini saya perhatikan dari Zooey pada saat bermain di luar rumah adalah ketika ia bertemu dengan anak-anak sebayanya. Dia mulai mau mengajak berbicara dan bermain bersama-sama. Selain itu ada kosakata-kosakata baru yang didapatkan dari teman-teman bermainnya itu.

Dulu Zooey sempat alergi beberapa makanan yang bisa membuat daya tahan tubuhnya tidak terlalu baik dan membuat badannya jadi mudah sakit. 🙁 Bahkan dia sampai mengalami sesak ketika sedang batuk dan pilek. Hal ini membuat saya khawatir dan cenderung membatasinya untuk bermain di luar. Kami harus bolak-balik ke dokter setiap bulan karena Zooey sering sekali sakit.

Seiring berjalan waktu, kami membenahi asupan makanan untuk Zooey. Beberapa makanan yang ketahuan akan menimbulkan alergi kami batasi, selain itu kami juga memberikan asupan tambahan berupa vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Menurut artikel yang saya baca di website Dancow Parenting Center, ada beberapa makanan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak (hyperlink: https://www.dancow.co.id/dpc/content/semua-usia/nutrisi-rahasia-agar-si-kecil-tidak-mudah-sakit.html# ), antara lain:

Kacang-Kacangan dan biji
Kacang-kacangan mengandung vitamin E yang bisa meningkatkan respons kekebalan tubuh. Asupan ini akan merangsang produksi sel-sel pembunuh alami, sehingga mampu menghilangkan sel-sel germinal berbahaya di tubuh.

  1. Madu
    Madu berfungsi sebagai anti-bakteri dan sebagai antioksidan. Tak hanya itu, madu juga mengandung protein penting yang dapat meningkatkan imunitas dan menjaga stamina tubuh.
  2. Brokoli
    Brokoli mengandung anti-oksidan. Selain itu, sayuran hijau ini juga memuat vitamin C, vitamin K, beta karoten, kalsium, dan kalium.
  3. Bayam
    Bayam sarat akan serat, vitamin A dan C, juga asam folat. Bagi pencernaan si Kecil, bayam sangat bermanfaat untuk mengatasi sembelit. Sementara kandungan zat besi yang cukup tinggi dalam bayam akan memberikan energi untuk beraktivitas.
  4. Ikan dan telur
    Ikan yang mengandung Omega-3 asam lemak. Sementara telur mengandung vitamin A dan D yang juga baik guna menjaga imunitas tubuh.
  5. Buah
    Buah yang mengandung vitamin C akan mampu meningkatkan ketahanan tubuhnya dari infeksi, juga menyembuhkan luka.
  6. Probiotik
    Probiotik atau bakteri baik akan sangat berguna untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Nah ngomongin soal bakteri baik, ternyata Dancow punya inovasi terbaru lho di produknya, DANCOW Advanced Excelnutri+. Susu Dancow ini merupakan susu pertumbuhan yang mengandung lebih dari 3 kali Lactobacillus rhamnosus di bandingkan produk sebelumnya. Lactobacillus Rhamnosus adalah salah satu bakteri baik yang mempunyai manfaat bagi kesehatan seperti mencegah diare, menyehatkan organ hati dan saluran cerna, serta meningkatkan imunitas. (hyperlink: https://www.dancow.co.id/dpc/content/semua-usia/kehebatan-lactobacillus-dalam-mendukung-perlindungan-bagi-si-kecil.html ).

https://instagram.com/p/BTJMrt0Fbgb/

Oiya, ada 3 tahapan usia susu untuk 3 rentang umur yang berbeda yang bisa dikonsumsi, Dancow 1+ untuk usia 1-3 tahun; Dancow 3+ untuk usia 3-5 tahun; dan Dancow 5+ untuk usia 5-12 tahun. Jangan salah pilih yaaa… 🙂

Any comment?